Istilah untuk bergabung dengan menggunakan berbasis online.

Istilah
ojek online sudah banyak diketahui, dari orang dewasa hingga anak kecil. Ada
banyak aspek positif dan negatif dalam penggunaan ojek online ini. Ojek online
ini berbasis aplikasi yang dapat di download di smartphone kita dengan menggunakan koneksi internet. Banyak sekali
manfaat dalam menggunakan ojek online. Di dalam artikel ini diharapkan dapat menambah
pengetahuan mengenai transportasi online dengan transportasi konvensional yang
saat ini sedang ramai dibicarakan. Berbagai manfaat yang dapat kita nikmati
melalui ojek online adalah sebagai transportasi, pengantar atau pengirim
makanan, dan jasa kurir. Tetapi mengapa masih banyak orang yang tidak setuju
dengan keberadaan transportasi online ini?

            Kemajuan teknlogi zaman sekarang
sangat banyak, kita dapat mengakses apa saja dengan menggunakan smartphone yang ada internetnya, ojek
online salah satunya. Dengan menggunakan transportasi online, kita bisa dengan
mudah untuk berpergian. Menggunakan sistem aplikasi ini, kita lebih mudah untuk
memesan kendaraan, lebih praktis, dan lebih murah. Transportasi online ini
bukan hanya kendaraan bemotor, tapi juga ada mobil, ataupun taxi. Banyak sekali
kita menjumpai transportasi online, sehingga jika kita memesan transportasi
online ini, cepat sekali kita mendapatkan driver
atau pengemudi. Jasa penyedia transportasi online ini ada banyak, antara lain
adalah Go-jek, Grab, dan Uber. Karena lebih mudah dan lebih efektif, masyarakat
sekarang lebih banyak yang menggunakan transportasi online ketimbang
menggunakan transportasi konvensional. Karena hal itu, banyak menimbulkan
kontrovensi dari kedua pihak. Para pengemudi konvensional mengeluhkan
ketidakadilan dan menganjurkan transportasi online untuk dihapus karena
penghasilan mereka berkurang setelah ada jasa tranportasi yang disediakan oleh
penyedia aplikasi online.1
Cara untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan mendiskusikan secara
seksama, dan mengajak para pengemudi konvensional ini untuk bergabung dengan
menggunakan berbasis online. Tetapi banyak dari mereka yang menolak mengenai
penawaran tersebut, dan ada juga yang ikut bergabung. Contohnya yaitu BlueBird
yang bergabung dengan Go-Jek dalam bisnis Gocar, dan Taksi Express yang
bermitra dengan Uber.2
Alasan mereka untuk tidak bergabung dengan transportasi online ini sangat
beragam. Dari yang tidak ingin mengikuti peraturan-peraturan yang ada, sampai
dengan mengeluh kerepotan dalam mengurus dokumen. Ada juga yang mengeluhkan
penggunaan berbasis online ini, karena alasan mereka tidak mengerti atau
memahami cara penggunaannya. Padahal, jika kita bergabung dengan jasa
transportasi online ini, kita akan diajarkan bagaimana cara penggunaannya.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

            Peran pemerintah sangat dibutuhkan
dalam mengatasi permasalahan ini. Dimulai dari pemerintah harus mengatur
standar pelayanan minimum, hingga ke yang lainnya. Pemerintah pada prinsipnya
ingin bersifat adil agar tidak terjadi konflik, tetapi banyak faktor yang
membuat pemerintah tidak langsung turun tangan dalam menanggapi permasalah
tersebut. Seharusnya, pemerintah membuat undang-undang yang mengatur kelayakan
transportasi, pemerintah juga harus membatasi tarif di transportasi online dan
membatasi pengemudi transportasi online. Jika transportasi online dicabut atau
tidak diperbolehkan, maka akan meningkatkan pengangguran di Indonesia.
Contohnya seperti di Bandung, Dinas Perhubungan Jawa Barat melarang keberadaan
transportasi online dan memberlakukan peraturan tak resmi berupa zona merah
yang melarang transportasi online untuk melewatinya dan jalur hijau menjadi
jalur resmi untuk transportasi online. 3
Mengapa terjadi pelarangan? Dikarenakan pemerintah mengikuti aspirasi masyarakat
yang menganjurkan transportasi online untuk tidak diperbolehkan jalan. Tetapi
jika transportasi berbasis online ini ditutup, dampaknya akan sangat banyak.
Tingkat pengangguran di Indonesia akan bertambah karna tidak adanya lahan untuk
mencari nafkah. Dalam data BPS yang mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal III
pada bulan Agustus 2016, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 7,03 juta
orang, periode saat ini jauh lebih baik dibandingkan periode sebelumnya karena
terjadi penurunan hingga 530.000 orang. 4

            Dari sudut pandang penumpang, ojek
online sangat membantu sekali dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dimulai
dari tarif harga transportasi yang murah, jasa dalam pengiriman atau pengantar
makanan yang lebih gampang, dan jasa kurir untuk mengantar dokumen atau barang.
Tetapi ada juga kekurangan dalam menggunakan ojek online ini antara lain yaitu
seperti aplikasi yang digunakan sering error
atau tidak berfungsi, faktor signal GPS yang masih lemah sehingga pengemudi
susah untuk mencari alamat. Oleh karena itu, tergantung dari diri setiap orang
untuk memilih kenyamanannya, dengan menggunakan transportasi berbasis online
atau tidak.